Jumat, 28 September 2012 - 15:28:23 WIB
Angka Penderita HIV-AIDS Terus Meningkat
Diposting oleh : harianpagipapua
Kategori: Seputar Kota Wamena - Dibaca: 230 kali

WAMENA–Pemberian informasi yang baik dan benar kepada masyarakat merupakan sarana dan media yang punya peranan besar guna mencegah penularan HIV/AIDS serta untuk mengetahui dengan pasti berapa jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Jayawijaya.
Ketua Harian Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jayawijaya Gaad P. Tabuni, SP. MM, kepada Harian Pagi Papua Rabu (26/9) mengatakan, untuk 3 bulan terakhir di tahun 2012 ini pihaknya bersama beberapa LSM yang peduli dengan HIV/AIDS akan terus berupaya untuk melakukan pendekatan-pendekatan dengan memberikan informasi kepada masyarakat untuk selalu memeriksakan dirinya supaya bisa mengetahui dengan pasti apakah seseorang tersebut sudah tertular HIV atau belum.
“Jadi selama 3 bulan terakhir ini kami akan berupaya melakukan pendekatan-pendekatan  dengan memberikan informasi kepada masyarakat untuk memeriksakan dirinya ke VCT yang telah tersedia,”ujarnya.
Dengan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, Gaad berharap supaya seluruh masyarakat Jayawijaya mau untuk memeriksakan dirinya ke klinik-klinik VCT yang telah tersedia.
Dengan demikian menurutnya jumlah pasti penderita HIV/AIDS di Kabupaten Jayawijaya dapat di ketahui jumlahnya. Terkait dengan jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Jayawijaya diperkirakan menurut Gaad telah berjumlah 2300 orang dari data terakhir yang berjumlah 2271 penderita.
“Untuk data terakhir 2271 jadi sekarang mungkin sudah 2300, jadi peningkatan selalu terjadi, dan sekarang ini teman-teman dari KPA dan LSM terus bekerja keras untuk memberikan informasi kepada masyarakat untuk memeriksakan dirinya supaya kita bsia tau jumlah pasti orang yang sudah terinfeksi HIV dan AIDS di Kabupaten Jayawijaya,”tuturnya.
Jadi yang menjadi sasaran prioritas dari KPA Jayawijaya hingga Bulan Desember mendatang adalah memberikan informasi sebagai motivasi kepada masyarakat guna meningkatkan minat masyarakat untuk memeriksakan dirinya.
Untuk klinik VCT menurut Gaad hingga saat ini telah tersedia 3 yakni Puskesmas Wamena Kota, klinik anggrek dan knilik kalvari, dan untuk kedepannya tambah Gaad, akan dikembangkan VCT di 9 distrik untuk bisa memaksimalkan pelayanan di masyarakat.
“Jadi diharapkan kita semua bisa lebih aktif memberikan informasi untuk mengajak masyarakat memeriksakan diri sedini mungkin, jadi dia kena tidak kena bisa di ketahui dan itu berarti cara untuk mencegah kita bisa kasi informasi yang benar kepada masyarakat,”jelasnya.
“Kalau yang sudah kena kami bisa arahkan cara minum obat dan pola hidupnya sehingga walaupun dia sudah tertular dan hidup dng HIVtetapi dia bisa hidup tetatur dan umurnya bisa panjang, dan pemeriksanaan akan berjalan terus itu menjadi harapan kami, kami tidak mencari orang yang kena HIV tapi harus diperiksa semua supaya masyarakat tidak punya rasa takut terhadap orang lain,”pungkasnya.
Dan hingga sekarang ini lanjut Gaad, pemerintah telah menyediakan obat bagi mereka yang telah tertular HIV, untuk itu kepada masyarakat diminta untuk tidak lagi takut untuk memeriksakan diri mereka, karena dengan memeriksakan dirinya seseorang dapat mengetahui dengan pasti apakah dirinya aman atau tidak.(fre)



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)